Singkat cerita, adalah kisah antara aku dan sahabatku @bahjatulfitriyah seusai menonton film bareng 'Syurga Yang Tak Dirindukan' di bilangan cinema 21 blok M Square. Aku berniat mencari sebuah jam tangan entah bagaimana modelnya.
Berkeling mencari jam tangan satu demi satu kios disinggahi, belum ada yang sreg dari model, ukuran dan harga.
Hingga kaki kami terpaut dalam satu kios yang mempunyai jam tangan ungu lucu, bahja yang menunjukkan... aku pun jatuh hati pada jam tsb... bahja memberikannya padaku, karena jam tangan
"Tidak, kamu kan yg mau jam"
Aku tau bahja berbohong dan merelakan jam tangan tsb buat aku padahal dirinya lah yang jatuh hati dan pertama kali melihat. "Kalau kamu mau gpp, buat kamu aja, nanti aku cari yg lain" ujarku
"Engga kok"
Sejurus kemudian, aku menentukan pilihan tidak jadi memilihnya. Dan mengikhlaskannya untuk bahja tp bahja menolak. Dengan penolakan bahja,tak serta membuat aku merasa senang untuk tetap membelinya, aku gak sanggup memiliki sesuatu yang sahabatku sendiri menginginkannya. Lalu kami biarkan jam tangan itu terus di tempatnya, mgkn perasaan kami masih saling terpaut pada jam tangan tsb aku bisa merasakannya.
Aku melilih meminta melihat2 kios jam tangan lain sambil sesekali melihat tas2 lucu. Tak ada yang lbh membuat jatuh hati selain jam tangan tadi. Hingga akhirnya Allah mengirimkan aku pilihan jatuh hati pada cincin ini, lucu dan warnanya ungu serupa dengan jam tangan tadi.
Setelah aku menentukan pilihan pada cincin imitasi ini. Akhirnya bahja mengeluarkan apa yang terpendam, "kamu masih mau beli jam tangan yang tadi tidak?"
"Tidak jah, aku dah beli cincin, bahja mau? Hayuk segera kesana keburu diambil orang"
Alhamdulillah, masih rezeki bahja dan kita sama2 mendapatkan apa yang membuat kita senang. Moga cincinku dan jam tanganmu awet di tangan kita terus yaa. Makasii dah mau nemenin, barokallahu fiik :*