Minggu, 05 Mei 2013

Dilema Hak dan Kebaikan dari Bangku Bis



sedang mengingat asal muasal cerita yang aku dapat tempo dulu,..

sepertinya dulu pernah mendapat kisah tentang seseorang yang menolak dipersilahkan duduk oleh orang lain dalam bus dengan alasan bangku bus yang didudukinya itu adalah haknya sebagai penumpang yang lebih dahulu menempati...




aku tidak mengerti posisi hak dan kesempatan berbuat baik dari cerita ini...


kisah-kisah yang ada dicerita spt ini pun aku turut alami juga, tapi dengan setting dan alur yang berbeda.

pada kisahku, aku sebagai tokoh yang mendapatkan bangku duluan dan telah lama duduk, tidak lama kemudian naik seorang ibu-ibu paruh baya ke bus namun naas bangku full, ia berdiri disampingku, karena merasa aku harus berbagi, aku berdiri, dan mempersilahkan ibu tersebut untuk duduk menggantikan aku.

berbeda dengan ibu-ibu yang lain, aku dapati ibu ini tidak mau duduk dan malah mempersilahkan aku duduk kembali, aku yang telah merelakan bangku tersebut juga sudah mulai enggan duduk, alhasil kita saling bersikeras memaksa utk duduk satu sama lain. hhehe

melihat kejadian tersebut, sang kenek yang berdiri di depan pintu pun menyuruh ibu itu duduk, sambil berujar, "duduk ajah bu, itu kan untung-untungan. itu kan hak orang tapi dikasih ke ibu."

garis bawahi, "hak" lagi-lagi mendapat tempat duduk diibaratkan mendapat hak...

lantas, dipandang seperti apa hak kita itu tentang masalah bangku tempat duduk di bis??

apakah orang yang lebih lama yang berdiri yang berhak duduk bila ada orang turun?? atau orang yang telah menempatkan bangkunya setelah orang lain turun baru orang itu mendapat istilah "hak"??

dimana posisi baiknya yang harus ditempatkan??

apabila ada orang yang telah berdiri menyentuh pundak kita, menyuruh kita duduk menggantikannya, lantas kita menolaknya dengan alasan itu haknya tapi sikap kita mungkin bisa mempermalukan keikhlasannya depan umum dan tidak membiarkan ia mendapat pahala dari sikap baiknya..
atau kita memilih menerima duduk nyaman dengan mengambil hak oranglain??

semua itu masih teka-teki sampai kutemukan asal muasal cerita itu, pilihan mana yang hrs ditetapkan...
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan pesan dan sarannya... ^^