Sabtu, 13 April 2013

"Ujian Rasa Atas Nama Dakwah"




ketika batasan2 diantara kita pudar atas nama dakwah...

ketika akhwat - ikhwan tertunduk malu dalam kehidupan nyata, namun renyah bercanda dalam dunia maya..

dimana goresan2 keringat bercucuran saat berada satu tempat, kini senyuman manja saling diberikan dalam sapa..


Tuhan, apakah hati ini mulai luruh,
apakah jiwa ini mulai rapuh,
apakah sensitifitas ini tak lagi mejadi tameng hijab antara kami??

Tuhan, rasanya kami sudah terkotori dlm prinsip yg sering digemborkan..

tak ayalnya kami yg dulu tertunduk pandang, sekarang menjadi saling mencari pandang..

Tuhan, agenda dakwah yg kami emban menjadikan kami saling berinteraksi..
maafkanlah kami..

andai hati ini tdk selembut kapas mungkin hati ini kan tegar dalam cobaan rasa..

Kau ajarkan kami untuk menjaga batas, tapi kami berkelah dengan alasan amanah tugas..

Tuhan, kini kami tak mampu membedakan batasan yg dulu kami jaga karena tabir telah terbuka..

ketika kami mencoba bertahan dalam ranah sendiri kami dibilang sulit berkoordinasi ..

kami terjebam,

dulu yang kami bicarakan selalu tentang dakwah.
sekarang kami ramai membahas nikah.

dulu kami sibuk dengan agenda,
sekarang kami sibuk mencari perhatian si dia.

dulu kami dipusingkan dengan kefuturan yang melanda.
kini merasa kegalauan menjadi hal lumrah..

kami galau bukan karena misi dakwah kami.
kami galau karena belum datang pujaan hati.

aduhai , dimana masa2 seniorku dulu saat menyeretku ke ranah ini??
aku hadir karena semangat dakwah mereka.

Tuhan, seharusnya kami yakin pilihan-Mu..
seharusnya kami tawakkal takdir-Mu

sehingga kami terus berada dalam koridor yang benar atas nama dakwah.

sehingga kami bekerja bukan untuknya tapi untuk-Mu..

seharusnya kami lebih yakin akan ada masanya bekeluarga..

seharusnya kami belajar, belajar menjemput ketentuan-Mu tidak melewati garis batas peraturan..

hingga rasa dalam diam mampu kami jaga hingga masa terindah Engkau takdirkan...

jangan sampai wadah ini kotor karena kealfaan hati-hati kami,.
jangan sampai tujuan jalan ini melenceng karena nafsu kami..


teruntuk kalian, kader dakwah...
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan pesan dan sarannya... ^^